Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Main Angklung dalam Hajatan Rakyat di Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Cara Bermain Angklung dengan Teknik Cetok, Rasakan Melodi Khas Tanah Pasundan

Jumat, 16 Desember 2022 - 21:29:00 WIB
Cara Bermain Angklung dengan Teknik Cetok, Rasakan Melodi Khas Tanah Pasundan
Teknik cetok dalam bermain angklung (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Angklung sendiri berasal dari bahasa Sunda ‘angkleung-angkleungan’, kata ‘angka’ memiliki arti nada dan ‘lung’ memiliki arti pecah. Jadi, Angklung merupakan alat musik yang menghasilkan nada yang pecah.

Secara bentuk, Angklung terdiri dari dua atau lebih batang bambu dalam berbagai jenis ukuran sesuai dengan kebutuhan tinggi rendahnya sebuah nada. Selain di Jawa Barat, Angklung juga bisa ditemui di daerah Kalimantan dan Sumatera Selatan.

Sejak abad ke-12 hingga abad ke-16, Angklung di lingkungan Kerajaan Sunda, dimainkan sebagai bentuk pemujaan terhadap Nyai Sri Pohaci perlambangan Dewi Kesuburan atau Dewi Sri di lingkungan Kerajaan Jawa. Seperti diceritakan dalam Kidung Sunda, saat Angklung dimainkan dapat memacu semangat dalam berperang.

Jenis Angklung

1.Angklung DogDog Lojor

Angklung jenis ini biasa dimainkan pada kesenian dogdog lojor di masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan atau kesatuan adat Banten Kidul di sekitar Gunung Halimun.

2.Angklung Padaeng

Angklung jenis ini dikenalkan oleh Daeng Soetigna sekitar tahun 1938. Daeng Soetigna melakukan inovasi pada Angklung Padaeng yang mana laras nadanya menggunakan diatonis yang sesuai sistem musik barat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut