Waspada Penyakit Leptospirosis Mudah Menular di Musim Hujan, Gejalanya Mirip Flu
Di sisi lain, Dicky menerangkan bahwa gejala Leptospirosis hampir serupa dengan flu. Jadi, jangan anggap sepele gejala yang muncul, terlebih jika Anda sebelumnya melakukan aktivitas yang berkaitan dengan situasi banjir, paparan lumpur, atau kontak dengan hewan.
"Penyakit Leptospirosis itu punya gejala yang mirip dengan flu. Tapi, kedua penyakit itu beda, ya. Flu disebabkan oleh virus, sedangkan Leptospirosis akibat bakteri," terangnya.
Berikut ini gejala Leptospirosis yang mirip dengan flu
1. Demam (suhu di atas 38 derajat celcius)
2. Nyeri kepala hebat
3. Nyeri otot
4. Menggigil
5. Mual dan muntah
6. Mata merah
"Menjadi serius ketika gejala yang dialami pasien sudah berupa kegagalan ginjal hingga mata atau kulit berwarna kuning yang artinya liver sudah rusak akibat serangan bakteri penyebab Leptospirosis," papar Dicky.
Pencegahan Leptospirosis
Penyakit ini bisa dicegah. Salah satunya dengan memastikan lingkungan tempat tinggal bersih. Selain itu, kebersihan diri juga patut diperhatikan, khususnya jika Anda melakukan aktivitas sehar-hari dengan faktor risiko Leptospirosis.
Disarankan agar saat bersinggungan dengan hewan, air, lumpur, atau tanah menggunakan alat pelindung diri, seperti masker, sarung tangan, atau sepatu boots. Bahkan, bila perlu pakai apron menutupi tubuh bagian depan.
"Kalau memang diperlukan lagi, pakai goggles untuk melindungi mata dari kemungkinan kontaminasi air, lumpur, atau tanah, yang terpapar bakteri Leptospira penyebab Leptospirosis," kata Dicky.
Editor: Elvira Anna