Waspada Diabetes Bisa Picu Kerusakan Mata, Cegah dengan Lakukan Ini
Akibat dari DME di antaranya penglihatan tidak fokus, adanya bercak hitam, warna buram, garis lurus menjadi gelombang atau bengkok, dan jika diabaikan dalam waktu lama dapat berujung pada kebutaan. DME sendiri dapat diobati dengan injeksi anti-VEGF seperti Aflibercept.
Di Indonesia saat ini, injeksi anti-VEGF yang sudah menerima persetujuan BPOM adalah Aflibercept, Ranibizumab, dan Brolucizumab. “Selain itu, mengidentifikasi dan mengobati DME pada tahap awal adalah langkah krusial dalam merawat pasien diabetes, terutama untuk menjaga kualitas penglihatan mereka dan meminimalisir risiko kebutaan akibat DME,” jelas dr Dewi.
Tak hanya itu, pasien diabetes juga perlu memonitor gula darah secara berkala, menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol dengan pola makan sehat, berhenti merokok, serta berolahraga secara teratur.
Editor: Siska Permata Sari