Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Anak Terpapar Asap Rokok Bisa Sebabkan Stunting, Ini Penjelasan Ahli 

Jumat, 30 Juni 2023 - 15:29:00 WIB
Waspada Anak Terpapar Asap Rokok Bisa Sebabkan Stunting, Ini Penjelasan Ahli 
Ilustrasi anak terpapar asap rokok bisa terkena stunting. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Merokok adalah kebiasaan buruk yang tidak hanya pada diri sendiri, tapi juga orang lain. Bahkan para ahli kesehatan mengungkapkan anak yang terpapar asap rokok berpotensi besar terkena stunting.  

Belum lama ini Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Endang Sumiwi mengungkapkan merokok berpotensi menyebabkan stunting pada anak. Hal itu dia sampaikan berdasarkan penelitian dari Pusat Kajian Jaminan Sosial UI pada 2018. 

Temuan dari penelitian itu adalah balita yang tinggal dengan orang tua perokok tumbuh 1,5 kg lebih kurang dari anak-anak yang tinggal dengan orang tua bukan perokok. Dalam penelitian tersebut juga disebutkan 5,5 persen balita yang tinggal dengan orang tua perokok punya risiko lebih tinggi menjadi stunting. 

“Kita tahu bahwa angka stunting di Indonesia masih tergolong tinggi. Menurut kategori WHO yaitu di atas 20 persen, sementara Indonesia masih 21 persen. Kalau balita berpotensi terpapar rokok di rumahnya maka ini menjadi salah satu hambatan kita dalam menurunkan stunting,” kata Dirjen Endang belum lama ini.  

Sementara mengacu pada data dari Global Adult Tobacco Survey, dalam sebulan masyarakat Indonesia bisa mengeluarkan uang untuk membeli rokok sebesar Rp382.000. Padahal nilai uang itu bisa dialihkan untuk membeli protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk tumbuh supaya tidak stunting. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut