Warning! Hati Bisa Rusak Tanpa Gejala, Ini Penyebabnya
Lebih lanjut, Prof David menjelaskan sebagian besar penyakit hati bermula dari proses peradangan atau inflamasi. Kondisi ini dapat dipicu berbagai faktor seperti infeksi hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, perlemakan hati, penyakit autoimun, maupun gangguan metabolik.
Pada tahap awal, peradangan yang berlangsung terus-menerus akan memicu terbentuknya jaringan parut atau fibrosis pada hati. Kabar baiknya, pada fase ini kerusakan masih berpotensi diperbaiki jika penyebabnya segera ditangani.
Namun jika fibrosis terus berkembang, hati dapat mengalami sirosis, yaitu kondisi kerusakan kronis yang membuat fungsi organ tersebut semakin menurun.
"Sirosis ini adalah stadium lanjut di mana komplikasi sudah mulai terjadi," kata Prof David.
Yang perlu diwaspadai, sirosis bukanlah akhir dari perjalanan penyakit hati. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kanker hati atau hepatocellular carcinoma yang jauh lebih sulit ditangani.