Wacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dinilai Bahayakan Nyawa Ibu dan Bayi
Salah satu aspek paling mengkhawatirkan adalah potensi terjadinya komplikasi selama operasi. Misalnya, jika terjadi perdarahan hebat pada si ibu yang membutuhkan tindakan segera seperti pengangkatan rahim untuk menyelamatkan nyawa ibu.
"Nah, apakah dokter umum memiliki keahlian untuk melakukannya? Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan dan ketepatan sangat menentukan. Tanpa pelatihan spesialis yang memadai, risiko membahayakan nyawa ibu dan bayi menjadi sangat besar dan berpotensi akan meningkatkan angka kematian ibu dan bayi," ujarnya.
Dengan risiko-risiko tersebut, dr Nova mengatakan bahwa meningkatkan akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil memang penting, tetapi hal ini tidak boleh mengorbankan standar keselamatan pasien.
Alih-alih menurunkan ambang kompetensi dengan mengizinkan dokter umum melakukan operasi caesar, pemerintah bisa mempertimbangkan solusi lain yang lebih aman. Apa saja solusinya? Simak beritanya sampai selesai.
1. Membuat kerjasama dengan program studi spesialis obgyn untuk mengadakan program rotasi penempatan PPDS tingkat akhir di daerah terpencil sebelum mereka menyelesaikan sekolah spesialisnya, tentunya mereka ini sudah lebih terlatih dan mempunyai lebih banyak pengalaman untuk melakukan operasi caesar ini dibandingkan dokter umum.