Viral Uya Kuya Bongkar Sisi Kelam PPDS, Kekerasan Fisik hingga Bayar Clubbing Rp500 Juta!
"Dia disuruh bayarin servis mobil senior, disuruh bayarin clubbing. Biaya entertain yang harus dikeluarkan dari seorang Wildan ini sampai Rp500 juta untuk tiga semester," ungkap Uya Kuya.
"Dia sempat pulang karena istrinya melahirkan, (tapi dia malah) dihukum selama sebulan nginep di rumah sakit, tidak boleh kemana-mana. Dan sampai di rumah sakit, didorong di toilet, ditampar, dipukul," tambahnya.
Wildan, kata Uya Kuya, sempat 'speak up' terkait apa yang dialaminya. Tapi, sampai sekarang belum ada tindakan sama sekali dari pihak rumah sakit dan kampus untuk menyelesaikan masalahnya.
Tak hanya kisah Wildan, kejadian serupa juga dialami dokter PPDS Orthopaedi Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama dokter Marcel. Dokter ini mengaku ke Uya dilempar botol, dipukul, lalu ditampar, bahkan sampai dipersekusi di dalam ruangan sempit dipukul beramai-ramai atas perintah kepala senior residen.
Salah satu pelaku pemukulan, kata Uya, adalah mantu dari rektor. "Dokter Marcel ini sampai harus keluar dari pendidikannya," ungkap Uya.