Transisi Pandemi ke Endemi, Pakar Sebut Perlindungan Kesehatan dan Finansial Makin Diminati
JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, kesehatan menjadi hal penting yang diperhatikan banyak orang. Tidak heran, jika dalam masa transisi pandemi ke endemi ini, masyarakat mulai mengatur keuangan untuk kesehatan dan juga finansial
Philip Mulyana, Financial Coach dan Advisor mengatakan, sebelum pandemi, masyarakat kerap berperilaku akan melihat pendapatan dan pengeluaran dulu, baru sisanya untuk berinvestasi. Sekarang, mulai memikirkan untuk mengelola keuangan dan perlindungan kesehatan.
"Dulu orang pemikirannya investasi di asuransi kapan naiknya. Ini pemikiran sebelum pandemi. Sekarang orang mulai berasuransi untuk kesehatan," ujar Philip Mulyana, belum lama ini di Jakarta.
Apalagi, menurut Philip, ada tantangan baru bagi generasi sandwich. Generasi terjepit ini adalah sekelompok orang dewasa paruh baya yang merawat orang tua dan anak-anak mereka sendiri.
Begini Cara Menjaga Kesehatan Mental dan Meningkatkan Kualitas Hidup, Cobalah Bijak Memakai Medsos
Dia menjelaskan, rasio ketergantungan lansia pada usia produktif semakin meningkat dari tahun ke tahun. Data BPS menunjukkan selama lima tahun terakhir, rasio ketergantungan lansia (usia 60 tahun ke atas) terus meningkat dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 di tahun 2021.
Ketahui Asupan Nutrisi yang Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
Artinya, lanjut Philip, setiap 100 orang penduduk usia produktif (usia 15-59 tahun) harus menanggung setidaknya 17 orang penduduk lansia. Pandemi juga turut memberikan tantangan besar bagi keluarga ketika banyak orang yang harus kehilangan pekerjaan, sehingga mereka butuh dibantu oleh anggota keluarga lain yang masih produktif.
"Kedua faktor tersebut contoh semakin pentingnya perlindungan, bukan hanya bagi diri dan keluarga kita, namun juga bagi orang tua maupun saudara kita yang terdekat," ujar Philip.
Mengenal Pentingnya Nutrisi Enteral dan Parenteral pada Pasien Rawat Inap
Philip menambahkan, hal ini penting untuk membantu agar mereka tetap terlindungi, sekaligus memastikan kondisi finansial keluarga inti tetap kuat. Solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang inklusif dapat menjadi salah satu solusi tercapainya ketahanan finansial bagi seluruh keluarga.
Selebritas dan juga influencer, Mona Ratuliu, mendukung kampanye #MadeforEveryFamily dengan tagline “Celebrating Togetherness”. Menurut dia, keluarga sepatutnya dapat menjadi tonggak utama yang kokoh, tempat bersandar baik bagi orang-orang yang berada di dalamnya.
5 Tips Perencanaan Keuangan untuk Keluarga Muda
"Salah satu contohnya adalah ketika keponakan saya harus kehilangan ibunya saat berusia 2 tahun, maka saya dan suami memutuskan untuk membantu sepenuhnya dan berupaya memberikan perlindungan agar keponakan saya dapat tumbuh dan besar dengan baik, di dalam naungan kehangatan keluarga,” tutur Mona berbagi pengalamannya.
Michellina L. Triwardhany (Dhany), President Director Prudential Indonesia mengatakan, melalui kampanye ini dia berkomitmen memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial.
"Kini, anggota keluarga besar termasuk orang tua, kakek, nenek, hingga menantu, bisa menjadi penerima manfaat dan pertanggungan dalam polis asuransi," kata Dhany.
Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential membantu keluarga Indonesia untuk memperkokoh ketahanan finansial mereka.
"Selain menanggung keluarga inti, salah satu dinamika yang dihadapi keluarga adalah semakin besarnya kemungkinan anggota keluarga yang masih produktif untuk menanggung biaya kehidupan orang tua mereka. Hal ini termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit ketika orang tua mereka sakit," tuturnya.
Editor: Vien Dimyati