Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Atasi Bawah Mata Gelap dengan Treatment Nubelline, Dokter Approved?
Advertisement . Scroll to see content

Tips Memilih Skincare Berkualitas, Cek Nama Dokter hingga Sertifikasi BPOM

Rabu, 02 Oktober 2019 - 05:10:00 WIB
Tips Memilih Skincare Berkualitas, Cek Nama Dokter hingga Sertifikasi BPOM
Memilih skincare berkualitas (Foto : Women's Weekly)
Advertisement . Scroll to see content

Memiliki Klinik Kecantikan

Produk yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan sudah pasti terjamin keamanannya. Dokter akan menyarankan produk sesuai dengan kebutuhan kulit. Maka itu, sebelum membeli, disarankan berkonsultasi kepada dokter yang praktik di klinik.

Tempat Produksi

Sebagai customer kekinian, Anda harus jeli menelusuri darimana produk-produk ini berasal. Perusahaan kosmetik yang benar dan resmi sudah pasti akan mencantumkan nama dan alamat pabrik tempat mereka memproduksi, sehingga produk-produk tersebut bukan rekayasa.

Nama Dokter Tidak Disembunyikan

Untuk produk-produk racikan dokter, sudah pasti harus mencantumkan nama dan gelar dokter. Biasanya tertera pula informasi tambahan lokasi klinik atau tempat praktik dokter tersebut. Selain itu, di era sekarang, Anda dapat menelusuri berbagai review para beauty vlogger atau dokter-dokter yang ada di media sosial. Mereka banyak mengedukasi masyarakat terutama untuk membedakan krim yang aman dan tidak. Bahkan, mereka tidak segan-segan menyebut beberapa krim di pasaran yang patut diwaspadai.

Mereka membandingkan konsentrat skincare yang benar dan palsu atau tidak bersertifikasi halal. Bahkan, produk tersebut tidak memiliki BPOM tapi sudah berani beredar di pasaran dan mengklaim produk keluaran dokter spesialis.

Selain itu, belakangan ramai dengan video dokter kecantikan yang tengah mengaduk tiga hingga empat krim abal-abal tersebut dengan cairan tertentu. Perbedaannya sangat jelas, krim dengan BPOM akan berubah konsistensinya menjadi lebih cerah berwarna oranye di akhir proses. Sementara, krim-krim palsu tersebut berwarna gelap, pekat dan susah diaduk akibat konsistensinya yang mengandung unsur-unsur berbahaya seperti merkuri atau hidroquinon.

Anda juga bisa mencium dan merasakan teksturnya. Sebagai pengguna skincare disarankan harus ekstra hati-hati memercayakan diri kepada produk kecantikan. Terutama jika pembelian yang disediakan hanya via onlineshop, itu tidak cukup. Ada banyak jenis perawatan yang membutuhkan bimbingan dokter spesialis. Maka dari itu, ada baiknya memilih produk dari merk-merk yang juga memiliki kliniknya sendiri. Selain membeli produk, Anda harus mengagendakan konsultasi berkala.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut