Suntik KB untuk Pria Masih Diteliti, BKKBN Bocorkan Informasi Terbaru!
"Kami sebenarnya juga sudah mendorong para periset. Kami juga pernah melakukan webinar dengan dokter dan profesor yang sejauh ini berpengalaman melakukan riset, terutama suntik untuk pria," katanya.
Meski demikian, Wahidin mengakui hasil penelitian tersebut belum dapat diterapkan sebagai program nasional. Menurutnya, efektivitas maupun keamanan metode tersebut masih memerlukan pembuktian melalui penelitian lanjutan.
"Tapi memang sampai sejauh ini belum visibel untuk kemudian bisa menjadi sebuah kesimpulan yang bisa diterapkan menjadi program. Jadi masih dalam bahasa riset yang saya kira masih butuh waktu," ujarnya.
Dia menegaskan pemerintah tetap membuka peluang apabila di masa mendatang penelitian tersebut berhasil diselesaikan dan dinyatakan layak digunakan secara luas.
"Tidak menutup kemungkinan ketika pada saatnya juga ada kontrasepsi suntikan untuk pria. Nah, sejauh ini itu yang sudah kita lakukan," kata Wahidin.
Sementara itu, berdasarkan data BKKBN, penggunaan kontrasepsi di Indonesia hingga kini masih didominasi perempuan. Pengguna kontrasepsi pria masih relatif sedikit, yakni sekitar ratusan ribu pengguna kondom dan sekitar 31 ribu akseptor vasektomi, sehingga pemerintah terus mendorong peningkatan partisipasi pria dalam program keluarga berencana.
Editor: Muhammad Sukardi