Sunat dengan Metode Electrical Cauter Dianggap Berisiko, Ini Penjelasannya
JAKARTA, iNews.id - Bagi kebanyakan orang, melakukan sunat memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Tujuan dilakukannya sunat atau khitan adalah untuk menjaga ujung kemaluan agar tidak terkumpul kotoran, dan leluasa untuk buang air kecil.
Karenanya, dengan disunat diyakini dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih dan kanker penis, serta membersihkan alat kelamin.
Ada berbagai metode sunat yang ditawarkan kepada masyarakat. Namun sebelum sunat dilakukan, ada baiknya Anda mencari tahu lebih dalam mengenai teknik sunat dan tenaga medis yang tepat.
Menurut dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Rumah Sunat dr Mahdian, banyak orang mengira sunat laser berarti menggunakan sinar laser, tapi faktanya tidak. Istilah sunat laser ini sebenarnya keliru, tidak menggunakan sinar laser melainkan alat yang dinamakan electric cauter.
"Teknik electrical cauter ini adalah metode yang paling berbahaya. Jadi teknik yang digunakan electrical cauter itu memang alat yang digunakan untuk sunat yang paling berisiko terjadinya amputasi," ujar dr Mahdian melalui keterangan belum lama ini.