Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sedih Banget, Cucu Mpok Nori 3 Kali Keguguran sebelum Tewas Mengenaskan
Advertisement . Scroll to see content

Stres Rumah Tangga Bisa Picu Keguguran? Ini Penjelasan Medisnya

Senin, 23 Maret 2026 - 16:31:00 WIB
Stres Rumah Tangga Bisa Picu Keguguran? Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi seorang istri stres rumah tangga hingga menyebabkan keguguran. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Namun demikian, bukan berarti stres bisa dianggap sepele. Sejumlah kajian kesehatan menyebutkan, stres berat dan berkepanjangan dapat meningkatkan risiko keguguran secara tidak langsung. Hal ini berkaitan dengan respons biologis tubuh terhadap stres.

Saat seseorang mengalami stres kronis, tubuh akan memproduksi hormon stres seperti kortisol dalam jumlah tinggi. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, di antaranya:

- Menurunkan daya tahan tubuh (imunitas)
- Mengganggu keseimbangan hormon kehamilan
- Memicu gangguan tidur dan pola makan

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan, seperti gangguan perkembangan janin, kelahiran prematur, hingga meningkatkan risiko keguguran.

Stres dalam rumah tangga sering kali bersifat kompleks dan berkepanjangan, misalnya akibat konflik pasangan, tekanan ekonomi, atau beban mental yang tinggi. Dalam situasi seperti ini, ibu hamil bisa mengalami stres kronis yang lebih berisiko dibandingkan stres sesaat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut