Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abel Cantika Cerita Perjuangan Menyusui Anak Kedua, Alami Payudara Bengkak hingga Puting Lecet
Advertisement . Scroll to see content

Stres Bisa Ganggu Produksi ASI, Ini Penjelasan Konselor Laktasi

Jumat, 03 Juli 2026 - 14:14:00 WIB
Stres Bisa Ganggu Produksi ASI, Ini Penjelasan Konselor Laktasi
Ilustrasi ibu menyusui. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kondisi psikologis ibu ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran proses menyusui. Saat ibu mengalami stres, cemas, atau merasa tidak nyaman, produksi maupun pengeluaran ASI dapat terganggu.

Konselor menyusui Desyntia Inten Dwi Lestari menjelaskan bahwa proses menyusui dipengaruhi oleh dua hormon utama, yaitu prolaktin yang berfungsi memproduksi ASI dan oksitosin yang membantu mengeluarkan ASI.

Menurut dia, hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi emosional ibu.

"Hormon oksitosin sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Saat ibu merasa rileks, nyaman, dan bahagia, produksi serta pengeluaran ASI cenderung lebih optimal," ujar Desyntia dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.

Sebaliknya, ketika ibu mengalami tekanan, kelelahan, atau stres, refleks pengeluaran ASI dapat terhambat. Akibatnya, ASI yang sebenarnya diproduksi tubuh tidak keluar secara optimal.

Desyntia mengatakan, "Kondisi tersebut sering kali membuat ibu merasa produksi ASI berkurang, padahal penyebab utamanya adalah terganggunya proses pengeluaran ASI akibat faktor psikologis."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut