Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apa Itu Penyakit Fibromyalgia yang Bikin Mariah Carey Tidak Lincah di Panggung?
Advertisement . Scroll to see content

Sinar Matahari Jadi Musuh Terbesar Penyakit Lupus hingga Dermatomiositis, Kok Bisa?

Senin, 06 Oktober 2025 - 13:24:00 WIB
Sinar Matahari Jadi Musuh Terbesar Penyakit Lupus hingga Dermatomiositis, Kok Bisa?
Ilustrasi individu yang tidak boleh terpapar sinar matahari. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Jadi, penyakit apa saja yang disarankan tidak boleh terpapar sinar matahari karena dapat memperburuk kondisi, memicu reaksi fotosensitif, atau mempercepat kerusakan? Berikut ulasan selengkapnya. 

Daftar Penyakit Disarankan Tidak Boleh Terpapar Sinar Matahari 

1. Lupus

Individu dengan lupus (systemic lupus erythematosus, dan lupus kulit atau cutaneous lupus erythematosus atau discoid lupus erythematosus disarankan tidak boleh terkena sinar matahari karena banyak dari mereka memiliki fotosensitivitas paparan sinar UV yang dapat memicu flare kulit dan sistemik. 

Karena itu, pasien lupus dianjurkan memakai sunscreen spektrum luas (UVA + UVB), menggunakan pakaian pelindung, menghindari sinar UV antara pukul 10.00 - 16.00, dan edukasi photoproteksi. 

2. Porfiria 

Pada porfiria kulit, senyawa porfirin yang menumpuk di kulit menyerap cahaya (terutama panjang gelombang tertentu) dan menghasilkan radikal bebas yang merusak kulit, menyebabkan lepuhan, nyeri, dan eritema. 

3. Xeroderma Pigmentosum (XP)

Ini adalah kelainan genetik di mana mekanisme perbaikan DNA terhadap kerusakan akibat sinar UV sangat lemah. Hanya beberapa menit kena sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan serius, kanker kulit, dan mutasi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut