Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Abai, Penurunan Hormon Testosteron Bahaya untuk Kesehatan Pria
Advertisement . Scroll to see content

Selain Kondom, Yuk Kenali Ragam Kontrasepsi di Indonesia

Senin, 08 Oktober 2018 - 17:44:00 WIB
Selain Kondom, Yuk Kenali Ragam Kontrasepsi di Indonesia
Konsultasi kesehatan. (Foto: Telegraph)
Advertisement . Scroll to see content

Nah, apa saja sih alat kontrasepsi yang digunakan di Indonesia? Mari simak informasi yang dirangkum iNews.id dari BKKBN.

IUD atau AKDR

IUD atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi bagi perempuan yang berupa alat kecil berbahan plastik dan lentur untuk dimasukkan dalam rongga rahim. Alat kontrasepsi ini dinilai efektif mencegah kehamilan dan bisa dicabut kapan saja. Kontrasepsi ini bisa digunakan jangka panjang seperti AKDR tipe TCu-380A yang bisa digunakan selama 10 tahun.

Sementara itu efek sampingnya adalah masa haid lebih panjang dan banyak di awal bulan pertama pemakaian dan terasa kurang nyaman. Anda juga disarankan untuk tidak menggunakan AKDR saat mengalami pendarahan di Miss V yang belum diketahui penyebabnya, punya infeksi atau kanker di organ kewanitaan, dan terkena infeksi menular seksual (IMS).

Susuk KB atau AKBK

Susuk KB atau alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK) merupakan kapsul kecil berisi hormon progrestin dan terbuat dari bahan plastik lentur dan dipasang di bawah kulit lengan atas. Ini merupakan kontrasepsi jangka panjang yang bisa digunakan selama lima tahun. Bila Anda ingin memiliki anak, alat kontrasepsi ini bisa diangkat setiap waktu.

Alat ini juga dinilai aman bagi ibu menyusui, walaupun bisa membuat haid tak teratur dan gangguan seperti sakit kepala, serta mual. Alat kontrasepsi bagi perempuan ini tak boleh dipakai ketika memiliki kanker payudara, penyakit jantung, stroke, dan pendarahan tanpa sebab di Miss V.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut