Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Innalillahi, Ayah Cella Kotak Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Meninggal, Emilia Contessa Menderita Penyakit Frozen Shoulder 

Senin, 27 Januari 2025 - 20:31:00 WIB
Sebelum Meninggal, Emilia Contessa Menderita Penyakit Frozen Shoulder 
Sebelum meninggal dunia, Emilia Contessa menderita penyakit frozen shoulder. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Bicara soal pengobatan, pasien frozen shoulder umumnya menjalani terapi obat dan latihan rentang gerak. Terkadang, penanganan melibatkan kortikosteroid dan obat bius yang disuntikkan ke dalam sendi. 

"Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi artroskopi diperlukan untuk melonggarkan kapsul sendi, sehingga dapat bergerak lebih bebas," ungkap laporan Mayo Clinic, dikutip Senin (27/1/2025). 

Supaya lebih jelas, berikut ini penjelasan gejala frozen shoulder yang patut diwaspadai. Simak beritanya sampai selesai. 

Gejala Frozen Shoulder 

Tahap pembekuan

Orang dengan frozen shoulder akan mengalami nyeri ketika bahu digerakkan dan kemampuan bahu untuk bergerak pun menjadi terbatas. Tahap ini berlangsung selama 2 hingga 9 bulan. 

Tahap beku

Ketika sudah di tahap ini, pasien akan mengalami penurunan rasa nyeri. Namun, bahu menjadi lebih kaku, yang artinya untuk menggerakkannya sudah sangat sulit. Tahap ini berlangsung selama 4 hingga 12 bulan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut