Punya Hipertensi, Apa Masih Bisa Makan Pizza?
JAKARTA, iNews.id - Pizza menjadi makanan favorit banyak orang di dunia, termasuk Indonesia. Namun di lain sisi, makanan Italia ini memiliki kandungan sodium yang tinggi.
Melansir dari Live Strong, satu iris pizza rata-rata mengandung 490 hingga 730 miligram sodium. Lalu, apakah pizza aman dikonsumsi semua orang, termasuk orang dengan hipertensi?
Kita semua tahu bahwa memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM). Di antaranya penyakit jantung, stroke, gagal jantung kongestif, dan penyakit ginjal.
Di lain sisi, tekanan darah bisa dikontrol dengan membuat perubahan gaya hidup, termasuk perubahan pola makan seperti membatasi asupan natrium atau sodium Anda. Jadi, apakah masih boleh mengonsumsi pizza?
Sodium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menyeimbangkan cairan. Orang-orang tertentu secara genetik cenderung untuk mempertahankan jumlah natrium yang lebih tinggi dalam darah.
"Orang yang peka terhadap natrium perlu ekstra hati-hati tentang jumlah natrium dalam makanan mereka. Rata-rata semakin tinggi asupan natrium Anda, semakin tinggi tekanan darah Anda," demikian catatan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (31/10/2019).
Sementara itu, The American Heart Association merekomendasikan konsumsi makanan dengan sedikit atau tanpa garam, serta bertujuan untuk mengonsumsi kurang dari 1.500 miligram sodium per hari untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Kemudian Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan batas konsumsi natrium atau sodium per orang dalam satu hari adalah lima gram garam, yaitu setara dengan satu sendok teh.
Jadi kesimpulannya, Anda dapat melacak asupan natrium harian dan mengonsumsi satu iris pizza keju biasa sesekali waktu. Atau jika ingin lebih aman, Anda bisa membuat pizza rendah sodium di rumah menggunakan saus rendah sodium, keju rendah sodium, dan topping sayuran segar.
Editor: Tuty Ocktaviany