Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Ini Harus Diperhatikan Orang Tua agar Anak Tak Terpapar Covid-19
2. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) membuat keluarga menjadi sehat dan mampu mencegah penyakit. Kemkes menyebutkan bahwa PHBS di lingkungan keluarga membuat anggota keluarga tidak mudah terkena penyakit. Berdasarkan jurnal Gagasan Pendidikan Indonesia Vol.1, No.2 yang berjudul “Pembelajaran Daring dan Luring pada Masa Pandemi Covid-19” karya Pratama, R.E. dan Mulyati, S., salah satu peran orang tua dalam pembelajaran luring adalah selalu menerapkan PHBS setiap harinya di lingkungan keluarga.
3. Penuhi Nutrisi Anak
Salah satu kunci agar anak tetap sehat dan tidak mudah terkena virus adalah memiliki imun yang baik. Oleh karena itu, cara meningkatkan imun tubuh anak dapat dilakukan mulai dari orang tua harus memberikan anak makanan yang bergizi dan seimbang. Makanan yang seimbang dari daging-dagingan, sayuran, dan buah yang berwarna harus diberikan secara rutin. Terutama sayuran dan buah yang berperan dalam menopang system imun dan melawan infeksi yaitu yang mengandung banyak vitamin A, C, D, dan zinc.
4. Rutinitas Sekolah
CHEO, lembaga penelitian dan perawatan kesehatan anak juga memberikan tips bagi orang tua saat anaknya kembali ke sekolah. Salah satu yang dianjurkan adalah dengan membuat rutinitas. Orang tua dapat secara bertahap untuk membuat struktur atau kembali dalam rutinitas sekolah seperti dulu.
Contoh rutinitasnya adalah seperti menetapkan waktu tidur dan bangun, dan membuatkan jadwal khusus di masa pandemic Covid-19. Jadwal khusus itu dibuat dari mulai bangun hingga tidur dengan menyelipkan protocol kesehatan seperti jam mencuci tangan, minum vitamin, dan lain sebagainya. Selain itu, guru dan orang tua harus saling berkoordinasi mengenai jadwal dan kegiatan anak di sekolah.
Ini dapat membantu orang tua dalam mengantar dan menjemput anaknya tepat waktu. Hal ini menyebabkan anak tidak memiliki waktu untuk mengunjungi tempat lain, mengobrol, dan hal-hal berpotensi terinfeksi Covid-19 lainnya. Selain itu, orang tua dan guru harus berkomunikasi untuk memiliki persepsi yang sama mengenai bagaimana dalam memberi salam saat tatap muka. Contoh salam yang dapat dilakukan adalah kontak mata, bersikap sopan, tersenyum, dan lain sebagainya.