Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Kanker Payudara Kebanyakan Telat Terdeteksi gegara Alasan Ini

Senin, 04 November 2024 - 22:25:00 WIB
Pasien Kanker Payudara Kebanyakan Telat Terdeteksi gegara Alasan Ini
Angka deteksi dini kanker payudara di Indonesia masih sangat sedikit. (Foto: iStock)
Advertisement . Scroll to see content

"Hambatannya adalah hambatan psikologis. Bagaimana sulitnya mengajak, walau sudah oleh bidan, mereka tidak mau diperiksa. Alasannya sangat manusiawi, 'kalau positif bagaimana?'," ujar Prof Aru dalam konferensi pers A2KPI, baru-baru ini. 

Hal senada juga disampaikan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi sekaligus Koordinator Pelayanan Kanker Terpadu RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (PKaT RSCM), Prof. Dr. dr. Soehartati Argadikoesoema Gondhowiardjo, Sp.Rad (K),Onk.Rad bahwa kanker payudara dapat dikontrol bila ditemukan dan diobati dengan benar dalam keadaan dini, juga dengan hasil kosmetik yang lebih baik. 

“Deteksi dini dan terapi yang tepat sangat penting. Jangan percaya pada terapi yang tidak berbasis bukti,” ungkapnya.

Respons Kemenkes Kasus Kanker Payudara Masih Tinggi

Di sisi lain, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan, melihat tingginya angka kanker payudara di Indonesia menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Untuk itu, pemerintah membuat Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2024-2034.

RAN Kanker Payudara adalah strategi nasional untuk menurunkan beban penyakit kanker payudara dan mencapai target penurunan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2.5% per tahun sebagaimana ditetapkan oleh WHO melalui Global Breast Cancer Initiative.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut