Olahraga Cuma Hari Sabtu dan Minggu Apakah Tetap Sehat? Begini Kata Dokter
JAKARTA, iNews.id - Banyak pekerja kantoran mengaku kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga pada hari kerja karena padatnya aktivitas. Akibatnya, tidak sedikit yang hanya berolahraga saat akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Lantas, apakah kebiasaan tersebut tetap menyehatkan?
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, mengatakan olahraga yang hanya dilakukan pada akhir pekan tetap memberikan manfaat bagi kesehatan. Syaratnya, seseorang tetap memenuhi total durasi aktivitas fisik yang direkomendasikan dalam satu minggu.
Dalam unggahan di akun Threads miliknya, dr Adam mengutip hasil penelitian berskala besar yang melibatkan 63.591 orang. Studi berjudul *Association of Weekend Warrior and Other Leisure Time Physical Activity Patterns With Risks for All-Cause, Cardiovascular Disease, and Cancer Mortality* menemukan orang yang hanya berolahraga pada akhir pekan tetap mengalami penurunan risiko kematian dibanding mereka yang sama sekali tidak aktif.
"Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang hanya bisa olahraga pada weekend memiliki risiko kematian sekitar 30 persen lebih rendah, dan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 40 persen lebih rendah, dibanding orang yang nggak aktif olahraga sama sekali," katanya, dikutip Senin (13/7/2026).
Menurut dia, manfaat tersebut hampir sama dengan orang yang membagi jadwal olahraga menjadi beberapa kali dalam sepekan. Dengan kata lain, yang paling menentukan bukan frekuensi olahraga, melainkan akumulasi durasi aktivitas fisik selama satu minggu.