Ngeri! 14 Anak Meninggal Dunia gegara Sirup Obat Batuk Ini
Etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) adalah pelarut industri yang umum digunakan dalam antibeku, minyak rem, plastik, dan produk industri lainnya. Keduanya tidak disetujui untuk penggunaan farmasi dalam jumlah yang signifikan.
Mengacu pada standar peraturan di seluruh dunia, seringkali mewajibkan kontaminasi DEG atau EG berada di bawah ambang batas yang sangat rendah, misalnya sama dengan atau kurang dari 0,1% dalam komponen dan formulasi akhir sirup obat batuk.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah berulang kali mengeluarkan peringatan produk medis tentang kontaminasi DEG dan EG dalam obat-obatan anak. Karena jumlah kecil sekalipun dapat menyebabkan kerusakan parah, terutama pada anak-anak yang ginjalnya lebih rentan, setiap kecurigaan adanya DEG atau EG dalam obat-obatan dianggap sebagai keadaan darurat.
Menjadi pertanyaan sekarang, apa yang akan terjadi jika DEG tertelan bayi? Simak beritanya sampai selesai.
Ketika tertelan, EG dan DEG dimetabolisme atau dipecah dalam tubuh menjadi produk sampingan toksik (misalnya asam glikolat, asam oksalat, asam diglikolat) yang merusak organ, terutama ginjal.
Kerusakan utama pada keracunan akut adalah nefrotoksisitas, yang mengacu pada perkembangan cedera tubulus akut, asidosis metabolik, dan akhirnya gagal ginjal akut. Efek lain dari toksisitas ini dapat meliputi disfungsi neurologis, gangguan metabolisme, dan kerusakan multi-organ.
Editor: Muhammad Sukardi