Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh jika Tak Pernah Makan Sayur
Advertisement . Scroll to see content

Merebus Sayuran Terlalu Lama Berbahaya bagi Tubuh?

Kamis, 19 Mei 2022 - 10:15:00 WIB
Merebus Sayuran Terlalu Lama Berbahaya bagi Tubuh?
Ilustrasi sayuran. (foto: Klikdokter)
Advertisement . Scroll to see content

Memang betul bahwa adanya pemanasan saat memasak sayuran dapat mengurangi kadar vitamin dan mineral di dalamnya hingga 15-20 persen. Apalagi, jika sayuran tersebut mengandung vitamin larut air, seperti vitamin B, vitamin C, dan asam folat.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Food Research, durasi memasak sayuran yang lama dapat menyebabkan paparan terhadap proses oksidatif dan panas lebih lama. Kondisi tersebut pada akhirnya akan menyebabkan kandungan beta-karoten hilang lebih banyak. 

Berapa Lama Merebus Sayur yang Benar?
Mengetahui fakta tersebut, Anda sebaiknya merebus sayuran berapa lama? Lalu, bagaimana cara merebus sayuran yang benar? 
Faktanya, belum ada rekomendasi yang jelas mengenai waktu yang ideal untuk merebus sayuran. Di samping itu, merebus sayuran dapat menyebabkan vitamin-vitamin yang larut air luruh ke dalam air rebusan dan terbuang, kecuali bila sayuran direbus untuk menjadi sediaan menu sup.

Berbeda dengan sayuran lain, misalnya wortel. Wortel merupakan sayuran yang kandungan nutrisi beta-karoten di dalamnya meningkat bila direbus secara utuh. Kendati demikian, Anda bisa mengupayakan untuk menjaga kandungan nutrisi di dalam sayur ketika memasaknya.

Beberapa trik memasak sayuran yang bisa dilakukan, antara lain:

Kukus
Mengukus adalah salah satu cara yang paling baik dalam memasak sayuran. Hal ini karena mengukus hanya memerlukan waktu singkat serta jumlah air yang sedikit. Apalagi, dengan mengukus, sayuran tidak menyentuh air yang mendidih secara langsung sehingga nutrisi di dalamnya tidak banyak berkurang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut