Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR soal Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG: Tak Masuk Akal, Semoga Cuma Bercanda
Advertisement . Scroll to see content

Menkes Jamin Perempuan Korban Penganiayaan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi Wajah

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:03:00 WIB
Menkes Jamin Perempuan Korban Penganiayaan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi Wajah
Menkes Budi jamin perempuan korban penganiayaan di Bandung akan direkonstruksi wajahnya. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

"Dan kami akan merawat sampai rekonstruksi, karena ini kan terjadi juga wajahnya, harus direkonstruksi," ujarnya.

Selain penanganan medis, pemerintah juga menyiapkan pendampingan lintas sektor untuk membantu pemulihan korban. Kementerian Kesehatan bertanggung jawab terhadap aspek kesehatan, sementara dukungan ekonomi ditangani pemerintah daerah dan pendampingan sosial dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya Kementerian PPPA dan kami bertiga sudah berkoordinasi," kata Budi.

Ia juga mengaku prihatin atas kasus yang menimpa YTR. Menurutnya, peristiwa kekerasan seperti ini seharusnya tidak terjadi dan pemerintah berkomitmen memberikan perawatan terbaik bagi korban.

"Saya pribadi dan sebagai Menteri Kesehatan merasa sangat sedih, ya, harusnya hal-hal seperti ini tidak terjadilah di Indonesia. Jadi terima kasih juga atas masukannya dan kami berjanji akan merawat sebaik mungkin yang bersangkutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," tuturnya.

Diketahui, YTR merupakan perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 2023. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi luka parah di sekujur tubuh dan mengalami kebutaan permanen pada kedua mata.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat tersebut diduga dilakukan Taufik Hidayat, pria yang diketahui merupakan kekasih korban dan mengaku sebagai suaminya. Kasus ini kini menjadi perhatian publik sekaligus memicu keprihatinan luas terkait perlindungan terhadap korban kekerasan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut