Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pemotor Merokok Sambil Gendong Bayi Ngamuk hingga Mukul saat Ditegur
Advertisement . Scroll to see content

Menkes Imbau Istri Ingatkan Suami Berhenti Merokok, Sebungkus Rokok Sama dengan 16 Butir Telur

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:57:00 WIB
Menkes Imbau Istri Ingatkan Suami Berhenti Merokok, Sebungkus Rokok Sama dengan 16 Butir Telur
Satu bungkus rokok seharga Rp30 ribu bisa habis hanya dalam satu hari, sementara satu bungkus telur dengan harga sama dapat dikonsumsi seluruh keluarga. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan bahaya merokok bagi kesehatan keluarga. Melalui konten Budi Gemar Sharing (BGS) di Reels Instagram yang diunggah Rabu (28/1/2026), Budi secara khusus mengajak para istri untuk berani mengingatkan suami agar menghentikan kebiasaan merokok.

Dalam video tersebut, Budi membandingkan pengeluaran rokok dengan kebutuhan gizi keluarga. Menurutnya, satu bungkus rokok seharga Rp30 ribu setara dengan harga 16 butir telur ayam yang bisa dikonsumsi seluruh anggota keluarga dan kaya nutrisi.

“Ibu-ibu saya dukung untuk omelin suaminya yang masih bandel merokok. 1 bungkus rokok buat suami itu harganya Rp 30 Ribu. Satu bungkus telur ayam untuk seluruh keluarga harganya juga Rp 30 Ribu,” ujar Budi.

Dia mengaku kerap mendengar keluhan masyarakat soal persoalan ekonomi yang disebut menjadi penyebab anak kurang gizi hingga stunting. Padahal, paparan asap rokok di lingkungan rumah turut berperan besar terhadap masalah kesehatan tersebut.

Dia menegaskan, satu bungkus rokok tidak memberikan manfaat apa pun bagi tubuh. Bahkan, peringatan soal penyakit sudah jelas terpampang pada kemasan rokok.

“Satu bungkus rokok ini isinya penyakit semua. Kita kan lihat tuh sudah ada di gambar, penyakit semua!” katanya.

Budi juga mencontohkan perbedaan manfaat dari sisi waktu konsumsi. Satu bungkus rokok seharga Rp30 ribu bisa habis hanya dalam satu hari, sementara satu bungkus telur dengan harga sama dapat dikonsumsi seluruh keluarga dan bahkan cukup untuk lebih dari satu hari.

Sebab itu, dia mengimbau para istri bersikap lebih tegas. Dia berharap jatah rokok suami dapat ditukar menjadi jatah gizi yang lebih bermanfaat bagi anak-anak.

Ajakan Menkes tersebut sejalan dengan kampanye gaya hidup sehat yang terus digencarkan Kementerian Kesehatan melalui berbagai program edukasi publik. Dalam banyak kesempatan, Budi Gunadi Sadikin konsisten mengajak masyarakat berhenti merokok dan menggantinya dengan pola konsumsi yang lebih sehat dan bernutrisi.

Dia juga mengingatkan pentingnya mengalokasikan anggaran keluarga untuk pengeluaran yang mendukung kesehatan jangka panjang. Pesan tersebut mendapat respons luas dari warganet di media sosial.

“Ini bapak Menkes terkeren sampai saat ini, ngga hanya melarang kebiasaan buruk, tapi ngasih alternatif solusi dengan budaya yang lebih baik. Keren pak, jangan lelah menginspirasi kami,” tulis @akhn***.

Komentar positif lain juga datang dari akun rinikaida. “Suka sm konten2 edukasinya pak Menkes, menarik,” tulis netizen lainnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut