Mengenal Retinopati Diabetika, Gangguan Penglihatan akibat Diabetes
Prof Bayu menjelaskan kondisi ini dapat diderita oleh siapa saja yang menderita diabetes tipe 1 maupun 2, terutama mereka yang gula darahnya tidak terkontrol. "Dan biasanya mereka yang menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama,” katanya.
Lantas, apa saja gejala retinopati diabetika? Pada awalnya, RD sering kali hanya menunjukkan gejala ringan, atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun apabila tidak ditangani, RD dapat menyebabkan kebutaan.
“Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata rutin setidaknya satu kali dalam setahun meskipun tidak merasakan keluhan apa pun pada mata,” tuturnya.
Di Indonesia, RD menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat penting, karena berdampak tidak hanya pada kualitas manajemen diabetes namun juga kualitas hidup, produktivitas kerja, dan meningkatnya beban layanan kesehatan secara keseluruhan.
Untuk itu, penyelesaian permasalahan RD di Indonesia memerlukan pendekatan berbagai dimensi dengan berbagai area kepakaran. Dalam rangka peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2024, Kementerian Kesehatan bersama dengan para pemangku kepentingan menyelenggarakan acara diseminasi dan menghadirkan Peta Jalan Upaya Kesehatan Penglihatan 2025-2030.