Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Semangka Ternyata Baik untuk Jantung, Kandungan Ini Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Jantung Koroner di Masa Pandemi Covid-19 

Sabtu, 06 Februari 2021 - 19:24:00 WIB
Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Jantung Koroner di Masa Pandemi Covid-19 
Menjaga kesehatan jantung (Foto: prisma health)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih lanjut dr. Arief menjelaskan, seiring berkurangnya aliran darah ke jantung, akan memicu gejala PJK, seperti nyeri dada, dan sesak napas. "Bila kondisi tersebut tidak segera ditangani, arteri akan tersumbat sepenuhnya sehingga memicu serangan jantung," kata dr Arief. 

Penyakit Jantung Koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Pada 2015, tercatat lebih dari 7 juta orang meninggal karena penyakit ini. Sedangkan di Indonesia, lebih dari 2 juta orang terkena penyakit jantung koroner pada 2013.

Dr Arief menjelaskan, adapun tanda-tanda PJK yakni sering merasa capek atau kelelahan tanpa sebab, mudah merasa goyah atau pusing saat berdiri atau melakukan aktivitas seperti biasa. Lalu nyeri dada (angina). Selain pada dada, rasa nyerinya juga bisa menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang atau punggung dan keringat dingin dan mual.

"Dalam melakukan pencegahan, perlu diketahui sejumlah faktor risiko yang memicu terjadinya serangan jantung. Satu, faktor risiko yang tidak dapat dicegah yakni usia lanjut, pria lebih memiliki risiko terkena jantung koroner daripada wanita dan riwayat keluarga," katanya.

Kedua faktor risiko yang dapat dicegah, yakni merokok karena nikotin dapat menyebabkan penyempitan arteri, sementara karbon monoksida menyebabkan kerusakan pembuluh. Lalu obesitas, memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula darah yang tinggi. dan memiliki trauma mental atau stres psikologis berat dalam jangka waktu panjang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut