Mencegah Learning Loss pada Anak, Salah Satunya Berikan Buku Cerita
Menurut Ibrahim, kelima strategi itu meliputi penggunaan bahan ajar bermakna dan kontekstual, pendampingan belajar, budaya baca, monitoring dan evaluasi, serta pembukaan sekolah.
“Kelima strategi inilah yang membuat partisipasi belajar di Tana Tidung pada Desember 2020 mencapai 98 persen,” ujarnya.
Implementasi kelima strategi ini dimulai dari penyediaan bahan ajar. Menggunakan kurikulum khusus untuk memberikan pengalaman belajar bermakna. Kompetensi yang ada di dalam kurikulum dan modul belajar Kemdikbud dimodifikasi ke dalam lembar aktivitas siswa. Proses modifikasi dilakukan melalui pelatihan berbasis KKG dan MGMP.
Selain itu, lanjutnya, membuat kebijakan guru kunjung. Secara terjadwal guru mengunjungi rumah siswa untuk mengantarkan lembar aktivitas siswa (LAS) dan melakukan pembimbingan belajar.
"Kunjungan belajar dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Kebijakan ini diambil karena tidak semua siswa bisa belajar secara online. Hanya 11 persen siswa yang bisa belajar menggunakan modal belajar video conference," kata Ibrahim