Memilih Olahraga yang Tepat Sesuai Kondisi Tubuh, Ini Saran Dokter
"Banyak kasus penderita obesitas memilih olahraga lari atau jogging untuk mengurangi berat badannya. Padahal, tidak semua penderita obesitas dibolehkan untuk olahraga lari," ujar dr Sapto melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Dr Sapto menjelaskan, tak banyak yang memahami, olahraga lari bagi penderita obesitas bisa membahayakan atau menimbulkan cedera pada sendi lutut. "Mereka tidak memahami olahraga yang terlalu intens juga bisa membahayakan jantung," kata dia.
dr Sapto Adji menambahkan, sebaiknya masyarakat berkonsultasi kepada dokter atau spesialis, untuk mengetahui olahraga yang cocok dengan kondisi tubuh. Tujuannya untuk menghindari potensi cedera.
"Masyarakat memang tidak merasa atau memiliki keluhan khusus, menganggap bisa melakukan olahraga apa pun tanpa potensi cedera. Padahal, bisa jadi mereka memiliki pantangan untuk jenis olahraga tertentu, misal yang bisa memicu detak jantung lebih cepat melebihi kemampuan pompa jantung, atau yang bisa memberikan beban terlalu besar pada sendi dan tulang," katanya.
Dengan berkonsultasi pada dokter dan spesialis, lanjut dr Sapto, masyarakat bisa mendapatkan masukan olahraga yang tepat. Termasuk untuk turunkan berat badan, atau sekadar tetap bugar dan sehat.