Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Risiko Penduduk Perkotaan Terkena Malaria Monyet Rendah, IDAI: Tak Ada Nyamuk Pembawa Parasit
Advertisement . Scroll to see content

Malaria Monkey Tak Bisa Sembuh Pakai Antibiotik, Dokter: Butuh Penanganan Cepat Maksimal 48 Jam

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:10:00 WIB
Malaria Monkey Tak Bisa Sembuh Pakai Antibiotik, Dokter: Butuh Penanganan Cepat Maksimal 48 Jam
Penanganan monkey malaria harus dilakukan cepat dalam waktu maksimal 48 jam setelah diagnosis agar infeksi tidak berkembang menjadi berat. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dr Inke, gejala Malaria Knowlesi sulit dibedakan dengan malaria biasa. Penderitanya dapat mengalami demam naik turun, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, mual muntah hingga nyeri perut.

Dia mengatakan penyakit ini berbahaya karena siklus hidup parasit berlangsung sangat cepat sehingga jumlah parasit dalam tubuh bisa meningkat drastis dalam waktu singkat.

“Karena yang saya sampaikan tadi, siklus hidupnya itu sangat cepat, maka dia dengan cepat dapat menambah jumlah parasit di dalam tubuh sehingga infeksi bisa dengan cepat menjadi berat,” katanya.

Kondisi berat itu bisa menyebabkan trombosit turun drastis, sesak napas, gagal ginjal hingga penurunan kesadaran. Karena itu, pasien harus segera mendapatkan terapi antimalaria berbasis Artemisinin-based Combination Therapy.

“Tetapi tentunya ini harus segera ditangani, lebih baik ketika terjadi diagnosis, maka pemberian obat itu diberikan dalam 48 jam untuk mencegah jangan sampai terjadinya infeksi yang berat tadi,” kata dr Inke.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut