Kronologi Lengkap Dokter di Malang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Berkedok Cek Jantung
Dokter umum yang menangani si pasien kemudian meminta untuk memberikan nomor telepon dengan tujuan pihak rumah sakit akan mengirimkan hasil rontgen ke WhatsApp.
"Aku catat, lalu aku dipindahkan ke ruangan, karena harus diobservasi lagi tentang sakitku," kata si pasien.
Keesokan harinya, hasil rontgen tersebut keluar dan yang menghubungi ternyata dokter umum yang menangani si pasien di IGD. Di momen itu, pasien tidak menaruh kecurigaan sama sekali, dia berpikir untuk kirim hasil rontgen saja.
Namun, si dokter umum itu justru melakukan komunikasi di luar konteks pemeriksaan medis alias sudah menjurus ke ranah pribadi. Si dokter terpantau sampai bertanya, 'sudah tidur?' atau menawarkan minuman.
Dari situ pasien sudah merasa ada yang janggal dan risih dengan perilaku dokter tersebut. Hingga suatu hari, ketika kondisi kesehatan pasien sudah membaik, dokter tersebut datang ke ruang rawat inap pasien yang ternyata VIP, artinya tidak ada pasien lain atau pun orang lain di ruangan tersebut.