Kesaksian Dokter Gia Pratama, Pasien IGD Berkurang Drastis saat Ramadhan
JAKARTA, iNews.id - Dokter Gia Pratama kembali menjadi sorotan publik. Kini, dia memberi kesaksian soal jumlah pasien IGD di rumah sakit berkurang drastis selama Ramadhan. Kok bisa?
Berbicara di podcast Jeda Nulis bersama Habib Jafar, dr Gia Pratama menyampaikan informasi yang cukup menarik. Menurutnya, jumlah pasien IGD berkurang selama Ramadhan berlangsung.
Salah satu faktornya dicurigai adalah pembatasan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Ini juga yang terjadi ketika seseorang berpuasa.
Informasi ini pun mendapat perhatian penuh Habib Jafar. Dia cukup terkejut mendengar fakta tersebut dan meminta penjelasan lebih detail mengenai fenomena itu.
7 Kebiasaan Harus Dihindari saat Puasa Ramadan, Nomor 3 Bikin Asam Lambung Naik
"Jadi, pas Ramadhan pasien IGD berkurang dok?" tanya Habib Jafar, dikutip dari tayangan Youtube Jeda Nulis, Selasa (24/2/2026).
Dokter Gia pun menjawab, "Ajaib memang. Jadi, aku kadang-kadang mikir, apa semua sumber masalah atau penyakit itu dari makanan? Di saat kita mencoba untuk menahan diri tidak memenuhi lambung sampai penuh setiap hari, maka jumlah penyakit turun."
Mulai dari Irfan Hakim hingga Wali Band Siap Jadi Teman Puasa Sepanjang Ramadan untuk Keluarga Indonesia
Dia melanjutkan, "Betapa pengaruhnya apa pun yang kita masukkan ke mulut kita ini."
Tips Sahur Ala Ade Rai agar Imun Tetap Terjaga Selama Puasa Ramadan, Hindari Karbo!
Di kesempatan itu, dr Gia pun menegaskan bahwa benar selama Ramadhan berlangsung, jumlah pasien di IGD rumah sakit umumnya berkurang atau menurun. Tapi, setelah Lebaran, jumlah pasiennya naik kembali.
"Pas Lebaran naik lagi jumlah pasiennya. Pada lupa menahan diri lagi, bablas! Semuanya dimakan, pagi sampai malam terus saja makan apa yang ada di rumah," ungkap dr Gia.
Hal itu juga yang membuat penyakit seperti serangan jantung dan stroke bermunculan setelah Lebaran.
"Serangan jantung, stroke terjadinya after Lebaran," kata dr Gia.
Editor: Muhammad Sukardi