Kepribadian Anak Bisa Berbeda dari Orangtua, Ini Penjelasan Pakar
Sementara, menurut psikolog kepribadian di Berlin's Humboldt University, Eva Asselmann, pengaruh luar itu sangat penting tidak hanya pada tahun-tahun pertama setelah anak lahir.
"Kepribadian berkembang di masa kanak-kanak dan remaja, namun tidak pernah rampung, bahkan setelah itu," katanya.
"Hal itu selalu dihubungkan dengan pengalaman positif dan negatif atau peristiwa trauma," ujarnya menambahkan.
Psikoterapis Susanne Egert kerap menasihati orangtua yang lelah menghadapi anak-anak mereka, mengeluh tidak dapat mengendalikan mereka, atau membiarkan si anak melakukan yang diinginkannya.
Dia pun menekankan kepada orangtua untuk tidak mencoba memaksakan kepribadian mereka kepada anak-anaknya.
Editor: Tuty Ocktaviany