Kenapa Laki-Laki Dianjurkan Vaksin HPV meski Tidak Kena Kanker Serviks? Ini Jawabannya!
Menurut pendekatan kesehatan masyarakat, jika hanya satu kelompok yang divaksin, penularan virus masih bisa terjadi. Karena itu, vaksinasi HPV pada kelompok laki-laki dinilai akan lebih efektif untuk memutus rantai penyebaran.
Kementerian Kesehatan melihat vaksinasi HPV pada anak laki-laki sebagai strategi jangka panjang untuk menurunkan angka kanker serviks secara signifikan. Dengan semakin banyak individu yang terlindungi, peluang virus menyebar akan semakin kecil.
Program ini akan dimulai pada 2027 untuk anak laki-laki usia 11 tahun, mengikuti program vaksin HPV yang sebelumnya sudah diberikan kepada anak perempuan di usia yang sama.
Langkah ini sejalan dengan target pemerintah memperluas perlindungan populasi dan mempercepat eliminasi kanker serviks di Indonesia.
Menkes menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional yang lebih besar, mencakup vaksinasi, skrining, dan pengobatan dini.