Kenali Resistansi Antimikroba di ICU, Dampaknya Pasien Sulit Sembuh
"Salah satu upaya untuk mendorong pengobatan yang jitu di ICU adalah dengan menciptakan kesempatan komunikasi yang produktif antara pasien dengan tenaga kesehatan yang bertugas. Namun banyak dari masyarakat yang ragu berkomunikasi dengan tenaga kesehatan," ujarnya.
Sarwendah, seorang artis dan juga ibu rumah tangga memiliki perhatian khusus pada pola komunikasi yang jelas dan berkesinambungan antara pasien dan dokter. Dia meyakini komunikasi adalah kunci untuk kesembuhan pasien. Hal ini dirasakan langsung saat dia merawat suaminya, Ruben Onsu.
“Ketika suami saya dirawat di ICU, saya berkomunikasi intens dengan dokter untuk mengetahui perkembangannya, serta memahami obat-obatan yang diberikan. Jangan sampai, kita tidak mengetahui perawatan yang diberikan pada anggota keluarga sendiri, terlebih lagi tentang
penggunaan antibiotik,” ujarnya.
“Dokter membantu saya memahami tentang penggunaan antibiotik yang tepat, agar pasien bisa sembuh dan tidak terkena AMR. Pengetahuan tentang AMR sangat penting karena berdampak pada perawatan kesehatan jangka panjang pasien. Saya ingin agar pengalaman saya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk memahami dampak AMR dan cara mencegahnya,” kata dia.
Sementara itu, Dokter Spesialis Anestesi dan Konsultan Perawatan Intensif, Pratista Hendarjana, juga menyetujui komunikasi yang baik antara pasien dan tenaga kesehatan dapat mempercepat proses pengobatan di ICU. Lebih lanjut, dia juga menyampaikan di tengah kondisi pasien yang sangat lemah, tugas dokter dan tenaga kesehatan lainnya adalah untuk memastikan pesan tentang perawatan dan penggunaan antibiotik yang rasional, serta disampaikan dengan jelas, dan dapat dipahami oleh pasien maupun keluarga.