Kenali Gangguan Penglihatan dan Pencegahannya, Salah Satunya Jangan Sepelekan Mata Bintitan
Katarak
Katarak adalah gangguan penglihatan akibat dari lensa yang menjadi keruh, kelainan ini tidak dapat disembuhkan dengan penggunaan kacamata. Katarak dapat terjadi 1 sisi atau kedua sisi mata. Penyakit ini jika dibiarkan dapat menyebabkan kebutaan pada usia tua. Keluhan biasanya penurunan penglihatan seperti melihat awan/ kabut dan silau ketika melihat cahaya. Gangguan penglihatan ini dapat dihilangkan dengan melakukan operasi katarak.
Glaukoma
Penyakit mata yang terjadi karena penyumbatan aliran cairan bola mata, sehingga cairan tersebut menumpuk dan meningkatkan tekanan pada bola mata meningkat. Glaukoma memiliki beberapa tipe glaukoma primer sudut tertutup, glaukoma primer sudut terbuka, glaukoma sekunder, dan kongenital (bawaan sejak lahir). Pada glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dibandingkan sudut tertutup terutama pada usia lebih dari 49 tahun. Tekanan yang tinggi pada bola mata dapat mengakibatkan kerusakan saraf mata sehingga kehilangan lapang pandang.
Gejala glaukoma sudut terbuka yaitu seperti melihat dalam sebuah lorong sehingga sisi kanan kiri tidak terlihat, jika penyakit ini terus berlanjut tanpa pengobatan maka penglihatan dapat hilang sepenuhnya.
Pencegahan
Setiap orang disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin bahkan sebelum adanya gejala yang muncul. Pemeriksaan mata juga disarankan oleh para penderita diabetes dan mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menentukan apakah butuh menggunakan kacamata atau tidak. Disarankan untuk melakukan tes mata setidaknya satu tahun sekali untuk mengetahui kondisi mata.
Jika sudah terindikasi mengalami salah satu gangguan penglihatan di atas, segera ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa agar tidak terjadi komplikasi yang lebih lanjut. Pasien dapat periksa mata ke rumah sakit atau klinik mata. Belum lama ini, Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) menghadirkan Eyecentric Clinic.