Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Bunuh Diri Pria Lebih Banyak Dibandingkan Perempuan, Ini Penyebabnya

Minggu, 12 September 2021 - 07:05:00 WIB
Kasus Bunuh Diri Pria Lebih Banyak Dibandingkan Perempuan, Ini Penyebabnya
Berdasarkan data Emotional Health for All (EHFA) kasus bunuh diri pria tiga kali lebih banyak dibandingkan perempuan. (Foto: Ilustrasi/Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus bunuh diri di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data Emotional Health for All (EHFA) terdapat 2,6 kasus bunuh diri per 100.000 orang di Indonesia pada 2019.  

Dari data tersebut, diketahui pria tiga kali lebih banyak melakukan bunuh diri dibandingkan perempuan. Ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK), dr Indria Laksmi Gamayanti, M.Si. 

"Kasus bunuh diri di Indonesia memprihatinkan. Berdasarkan data, pria lebih banyak melakukan bunuh diri dibandingkan wanita," ujarnya dalam webinar, Sabtu (11/9/2021). 

Dia mengatakan, individu yang mengalami masalah psikologis berat atau gangguan jiwa (depresi) berisiko melakukan bunuh diri. Ini disebabkan beberapa faktor, sebagai berikut: 

1. Ada predisposisi kerentanan 
2. Ada masalah hubungan awal yang tidak harmonis atau deprivasi maternal 
3. Mengalami kekerasan, bullying, trauma, atau diskriminasi 
4. Mengalami tekanan hidup berat 
5. Minim dukungan sosial 
6. Adanya anggota keluarga yang bunuh diri 
7. Mudah mendapatkan alat bunuh diri, misalnya pil, tali, dan sebagainya.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut