Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Jutaan Orang, Ahli Kesehatan: Butuh Penanganan Khusus
Menurut dia, pengendalian kadar gula darah saja tidak cukup tanpa diiringi perubahan gaya hidup dan perbaikan sistem metabolik tubuh. Pendekatan konvensional dinilai belum mampu menekan risiko komplikasi secara berkelanjutan.
Miris! Diabetes Bukan Lagi Penyakit Orang Tua
"Pendekatan medicine - centric sangat penting untuk stabilisasi kondisi awal, namun secara desain belum ditujukan untuk perbaikan pola hidup jangka panjang. Dalam penanganan diabetes berkelanjutan, medikasi seharusnya diposisikan sebagai jembatan, bukan tujuan akhir," kata dr Kelvin dalam keterangan persnya, Sabtu (18/4/2026).
Dia menekankan pentingnya kombinasi antara pengobatan, nutrisi, dan pemantauan kondisi pasien secara berkala. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam mengendalikan diabetes secara jangka panjang.
Apakah Roti Aman bagi Penderita Diabetes? Jangan Salah Pilih Perhatikan Bahannya
Sebagai langkah konkret, dia memperkenalkan Protokol 3R yang terdiri dari tiga tahap penanganan. Tahap pertama adalah Road to Rescue untuk menstabilkan gula darah, dilanjutkan Road to Reverse guna memperbaiki kondisi metabolik.
Tahap terakhir adalah Road to Remission, yaitu fase ketika pasien mampu mempertahankan kadar HbA1c di bawah atau sama dengan 6,5 persen secara konsisten.
Diabetes Tipe 5 Bisa Serang Anak Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini