Jokowi Sebut Angka Stunting Indonesia Turun dalam 10 Tahun Terakhir, Cek Faktanya di Sini
“Ya, namanya target, kami kan memiliki target yang sangat ambisius dari 37 melompat ke 14 persen. Ini ambisius banget. Tapi, memang kami harus bekerja keras untuk mencapai target," kata Jokowi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti lambatnya penurunan angka stunting di Indonesia. Menurut Menkes, salah satu penyebab rendahnya penurunan stunting adalah belum ditemukannya model implementasi yang efektif untuk program yang telah ditetapkan.
Dia menilai ada masalah dalam eksekusi di lapangan, sehingga program pencegahan stunting tidak berjalan dengan optimal. Kondisi ini terjadi hampir di semua wilayah di Indonesia. Artinya, tidak ada satu daerah pun yang secara konsisten berhasil menekan stunting.
“Enggak ada satu daerah yang konsisten di satu provinsi, bahkan di satu kabupaten atau kota sedikit sekali yang bisa (konsisten),” katanya.
Saat ini, Kemenkes sedang melakukan evaluasi terkait permasalahan ini, salah satunya dengan memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang masuk dalam kategori wasting dan berisiko tinggi alami stunting. Implementasi protokol pencegahan stunting yang ideal diharapkan dapat diterapkan dengan baik.
Selisih antara angka anak yang berhasil keluar dari kondisi stunting dan anak yang baru masuk kategori stunting sangat tipis.