Jangan Sepelekan Sakit Pinggang, Bisa Jadi Gejala Saraf Kejepit hingga Ginjal
“Biasanya adalah habit yang salah selama bertahun-tahun. Duduk yang salah terus angkat beban berlebihan ditambah dengan olahraga berlebihan dan angkat-angkat karung berlebihan. Biasanya hal ini terjadi sebagai akibat urutan dari cedera yang pertama, yang tadi musculus atau otot,” ucapnya.
Gejala Hantavirus yang Harus Diwaspadai, Nyeri Otot hingga Sakit Kepala
Lebih lanjut, dr Tirta menjelaskan bahwa nyeri punggung bawah juga bisa menjadi sinyal adanya gangguan pada organ dalam, seperti hati (hepar), limpa (spleen), empedu, hingga ginjal. Untuk membedakan nyeri otot biasa dengan gangguan ginjal, dr Tirta memperkenalkan metode pemeriksaan sederhana yang disebut Nyeri Ketok Ginjal (NKG).
"Kalau orang normal diketok (punggung belakangnya) tidak akan sakit. Tapi kalau orang dengan gangguan ginjal, misalnya ada batu ginjal, saat diketok itu langsung nyeri guling-guling," jelas dr Tirta.
Ini Alasan Udara Panas dan Kering Bikin Tubuh Gampang Sakit
Dia menekankan bahwa karakteristik nyeri akibat batu ginjal sangat berbeda dengan pegal biasa. Nyeri ginjal cenderung bersifat sangat hebat dan mendadak sehingga penderitanya seringkali harus segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Jadi buat kawan-kawan sekalian, kalau bayokan (sakit pinggang), dicek dulu nyerinya. Kalau ginjal itu nyerinya hebat banget, pasti ke IGD," kata dr Tirta
Bahaya Kurang Tidur: Diam-Diam Hancurkan Otak, Diabetes hingga Gangguan Jantung
Editor: Dani M Dahwilani