Jangan Sepelekan Penyakit Mata yang Bisa Ganggu Penglihatan, Kenali Pencegahannya
Injeksi mata faricimab yang dihadirkan oleh Roche Indonesia dirancang untuk pengobatan neovascular age-related macular degeneration (nAMD) dan diabetic macular edema (DME), dua penyakit penyebab kehilangan penglihatan.
Dokter Spesialis Mata Konsultan Vitreoretina dan Direktur Layanan Vitreoretina, JEC Eye Hospitals & Clinics Elvioza mengatakan, dengan faricimab, spesialis retina kini dapat memiliki kesempatan untuk memberikan solusi bagi pasien yang dapat memperbaiki penglihatan mereka dan menurunkan beban
pengobatan dengan jumlah suntikan yang lebih sedikit.
"Inovasi baru menggabungkan VEGF dan Ang-2 adalah secercah harapan bagi pasien," kata dr Elvioza.
Menurutnya, menggabungkan dua inhibitor dalam satu suntikan membuka jalan baru bagi pengobatan penyakit mata. Selain manfaat klinis, faricimab menawarkan daya
tahan yang lebih lama, yang berarti lebih sedikit suntikan bagi pasien.
"Terobosan ini memungkinkan pasien mendapatkan suntikan dengan selang waktu 4 bulan setelah tahun pertama, dibandingkan suntikan yang harus diberikan setiap sebulan sekali pada terapi yang sudah ada," kata dr Elvioza.