Jabodetabek Diserang Suhu Panas! 4 Penyakit Ini Wajib Diwaspadai
JAKARTA, iNews.id - Suhu Jabodetabek menunjukkan angka yang cukup ekstrem belakangan ini. Hari ini saja misalnya, Tangerang Selatan mencatatkan suhu terpanas se-Indonesia, yaitu 34 derajat celcius.
Ya, mengacu pada Zoom Earth pada pukul 14.00 WIB, kawasan sekitaran DKI Jakarta memperlihatkan warna merah cukup pekat yang artinya suhu di atas 30 derajat celcius.
Kota Tangerang Selatan misalnya, tercatat suhunya di angka 34 derajat celcius, lalu DKI Jakarta 33 derajat celcius, dan Bekasi 33 derajat celcius.
Depok ada di angka 34 derajat celcius, dan Bogor di angka 30 derajat celcius. Meski paling rendah, tapi angka 30 derajat celcius bukan suhu yang dapat dikategorikan sebagai sejuk. Ini perlu menjadi perhatian bersama, terlebih kasus ini hampir terjadi di seluruh Indonesia.
Suhu di Mojokerto hingga Jombang Mencapai 40 Derajat Celcius Hari Ini, Panas Pol!
Dokter Spesialis Anak Dokter Spesialis Anak, dr Kanya Ayu, Sp.A, memperingati untuk para orang tua lebih waspada kepada anak-anaknya di situasi seperti sekarang.
Dia menjelaskan, Indonesia memiliki iklim tropis yang relatif stabil sepanjang tahun. Artinya, jenis penyakit yang menyerang anak cenderung sama, meski jumlah kasus bisa meningkat saat kondisi cuaca ekstrem terjadi.
Ancaman Serius Perubahan Iklim di Indonesia, Suhu Makin Panas hingga Pola Hujan Bergeser
"Sebetulnya ini hanya soal perubahan iklim saja. Tapi di Indonesia, penyakit itu tidak terlalu bervariasi. Yang ada hanya peningkatan jumlah kasus," ujar dr Kanya saat ditemui di acara Kalventis belum lama ini.
Menurut dia, sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai antara lain:
Heboh Air Membeku Seketika, Berapa Suhu Terdingin di Arab Saudi?
- Common cold
- Influenza
- Pneumonia
- Diare
Penyakit-penyakit ini, kata dr Kanya, memang selalu ada sepanjang tahun dan mudah menyebar ketika daya tahan tubuh menurun.
Kondisi cuaca panas ekstrem dapat membuat tubuh lebih rentan, terutama jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat. Selain itu, rendahnya cakupan imunisasi juga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran penyakit di masyarakat.
Karena itu, dia menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah utama pencegahan. Mulai dari mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat diperlukan, hingga menjaga jarak dan melakukan isolasi diri ketika sakit.
"Jangan lupa juga lengkapi imunisasi, baik untuk anak, orang dewasa, maupun lansia. Itu penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh," katanya.
Selain itu, istirahat yang cukup juga menjadi kunci penting dalam menjaga kondisi tubuh tetap prima, terutama saat sedang sakit.
Dengan meningkatnya suhu dan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk tidak lengah. Meski penyakit yang muncul tergolong umum, dampaknya bisa serius jika tidak ditangani dengan baik.
Editor: Muhammad Sukardi