Intip Manfaat Brokoli hingga Kubis, Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus
Sulforaphane juga diketahui mendukung sistem detoksifikasi tubuh dan membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa ini banyak ditemukan dalam brokoli dan sayuran sejenis, sehingga konsumsi rutin dinilai memberi manfaat tambahan bagi kesehatan usus.
Ruben Onsu Ungkap Menu Favorit Buka Puasa, Kurma hingga Lontong Oncom
Selain itu, brokoli, kubis, dan kembang kol juga tinggi serat. Kandungan serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan serta membantu mempercepat waktu transit makanan melalui usus, sehingga limbah tidak terlalu lama berada di saluran cerna.
Konsumsi Rutin Berkorelasi dengan Risiko Lebih Rendah
5 Manfaat Makan Kurma saat Sahur dan Buka Puasa, Bantu Pencernaan hingga Kembalikan Energi
Para peneliti menemukan bahwa tingkat konsumsi sayuran cruciferous yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah. Korelasi ini bahkan disebut lebih kuat dibandingkan hanya mengonsumsi sayuran hijau secara umum tanpa spesifikasi jenisnya.
Artinya, tidak semua sayuran memiliki efek yang sama dalam konteks perlindungan terhadap kanker usus besar. Cruciferous vegetables dinilai memiliki keunggulan tersendiri berkat kombinasi kandungan antioksidan, fitonutrien, dan serat yang tinggi.
4 Alasan Kurma Cocok untuk Buka Puasa, Bukan Sekadar Sunnah Rasul!