Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

Hari Gizi Nasional, Masalah Stunting Masih Jadi Perhatian Kemenkes

Jumat, 25 Januari 2019 - 13:09:00 WIB
Hari Gizi Nasional, Masalah Stunting Masih Jadi Perhatian Kemenkes
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg Oscar Primadi, MPH (dua dari kiri). (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) yang jatuh hari ini, (25/1/2019), mengingatkan kembali tentang status gizi masyarakat di Indonesia. Sebagai negara dengan keberagaman pangan, Indonesia memiliki dua masalah gizi, yaitu stunting dan obesitas.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg Oscar Primadi, MPH bahwa stunting masih menjadi fokus Kementerian Kesehatan terkait masalah gizi.

"Dalam lima tahun terakhir, status gizi mengalami perbaikan yang cukup menggembirakan. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka prevelensi balita stunting mengalami penurunan. Meski demikian, angka itu tetap berada di batas ambang batas," kata Oscar saat acara puncak Hari Gizi Nasional di Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019).

Berdasarkan Riskesdas 2018, angka persentase balita yang stunting memang mengalami penurunan dari 37,2 persen pada Riskesdas 2013 menjadi 30,8 persen. Namun, ini masih di atas angka toleransi World Health Organization (WHO), yakni 20 persen.

Angka stunting yang masih tinggi tersebut juga terkait dengan kesehatan, serta asupan makanan ibu selama masa kehamilan. Menurutnya, itulah pentingnya pengetahuan terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang mencakup kesehatan ibu saat hamil dan bayi hingga berusia dua tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut