Gen Z Malas Menikah, Mitos atau Fakta?
"Para Gen Z ini banyak yang tidak mau menikah, alasannya mereka masih sandwich generation hingga kebiasaan mereka hidup instan," ucap dokter Boyke, saat ditemui di kawasan Senayan Jakarta, baru-baru ini.
Dokter Boyke mengatakan, fenomena ini mengkhawatirkan, karena dapat memicu seks bebas yang bisa membawa pengaruh buruk. Dampak dari seks bebas salah satunya adalah meningkatkan risiko penyakit seksual termasuk HIV/AIDS yang masih menjadi momok di masyarakat.
"Menurut penelitian, mereka juga sudah terbiasa melakukan seks bebas. Mereka tetap butuh seks, tapi mereka tidak mau menikah," jelasnya.
Maraknya Gen Z yang kerap memutuskan tidak menikah hingga melakukan seks sebelum pernikahan juga diiringi dengan tren childfree di kalangan anak muda.
Childfree atau keputusan untuk tidak memiliki keturunan ini juga perlu dicermati lebih dalam. Dokter Boyke pun mengatakan memiliki anak atau keturunan bisa bermanfaat bagi psikologis.
"Punya anak itu sebenarnya adalah naluri. Tetap saya edukasi untuk memiliki anak mungkin satu saja, karena dengan memiliki anak, Anda banyak belajar empati, cara membesarkan, sehingga Anda tidak ego pada diri sendiri," ungkap dokter Boyke.
Jadi, itu dia penjelasan mengenai fenomena Gen Z yang dianggap malas menikah serta faktor penyebabnya.
Editor: Muhammad Sukardi