Dokter Ungkap Frekuensi Pria Ereksi Pagi Berkaitan dengan Risiko Kematian
Menurut dr Adam, kaitan tersebut bukan berarti ereksi pagi secara langsung menentukan harapan hidup seseorang. Namun, frekuensi ereksi pagi dapat mencerminkan kondisi kesehatan pembuluh darah yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh.
Selama ini, gangguan ereksi diketahui berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Kedua kondisi tersebut memiliki penyebab yang sama, yaitu kerusakan pada lapisan pembuluh darah, penumpukan plak di arteri, serta peradangan sistemik.
"Masalah ereksi memang diketahui terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah karena kedua kondisi tersebut disebabkan oleh masalah dalam tubuh yang sama yaitu kerusakan sel pembuluh darah, penumpukan plak, dan radang sistemik," ujar dr Adam.
Ereksi yang terjadi saat bangun tidur merupakan kondisi fisiologis yang normal pada pria sehat. Kondisi ini dipengaruhi oleh fungsi saraf, hormon, serta kelancaran aliran darah menuju organ reproduksi.
Karena itu, perubahan frekuensi ereksi pagi yang terjadi secara terus-menerus tidak sebaiknya diabaikan. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda awal adanya gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.