Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penganiayaan Pacar di Bandung Viral, Psikolog Ungkap Faktor Korban Bertahan 3 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Disiksa Pasangan Bertahun-tahun tapi Tidak Pergi? Ini yang Terjadi pada Korban

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:32:00 WIB
Disiksa Pasangan Bertahun-tahun tapi Tidak Pergi? Ini yang Terjadi pada Korban
Ilustrasi korban kekerasan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Tapi biasanya ada fase rekonsiliasi, pelaku meminta maaf, hubungan kembali mesra, lalu kekerasan terjadi lagi. Siklus itu terus berulang," katanya.

Stephani mengatakan, pola tersebut membuat korban sulit mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan. Sebab, korban masih mengingat momen-momen bahagia yang pernah dirasakan bersama pelaku.

Tak hanya itu, kekerasan yang dilakukan pelaku biasanya meningkat secara bertahap. Awalnya korban mungkin hanya mengalami bentakan atau tamparan, tetapi lama-kelamaan bentuk kekerasan berkembang menjadi lebih berat.

"Awalnya mungkin hanya ditampar, lalu pelaku meminta maaf. Setelah itu bisa meningkat menjadi dipukul, kemudian minta maaf lagi. Eskalasinya terus meningkat," jelasnya.

Selain dipengaruhi siklus kekerasan, korban juga dapat memiliki kondisi psikologis tertentu yang membuatnya lebih rentan bertahan. Misalnya memiliki sifat dependen atau sangat bergantung kepada pasangan secara emosional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut