Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bocah 6 Tahun asal Indonesia Tewas Ditabrak Mobil di Singapura
Advertisement . Scroll to see content

Covid-19 Kembali Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Ada Urgensi Pembatasan Perjalanan

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:39:00 WIB
Covid-19 Kembali Melonjak di Singapura, Kemenkes: Belum Ada Urgensi Pembatasan Perjalanan
Kemenkes belum mengeluarkan kebijakan pembatasan perjalanan atas melonjaknya kasus Covid-19 di Singapura. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Ini dimaksudkan untuk meminimalkab masuknya penyakit ke Indonesia. Covid-19 varian KP.1 dan KP.2, seperti yang menyebar di Singapura, merupakan subvarian turunan dari Omicron JN.1.

Secara global, subvarian JN.1 telah mendominasi di sebagian besar negara (54,3 persen). Secara lokal, proporsi gabungan KP.1 dan KP.2 saat ini mencapai lebih dari 2/3 kasus Covid-19 di Singapura.

Hingga 3 Mei 2024, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan KP.2 sebagai Variant Under Monitoring (VUM).

"Kendati demikian, tidak ada indikasi bahwa varian KP.1 dan KP.2 lebih mudah menular atau menyebabkan keparahan dibandingkan varian Covid-19 lain," kata Syahril. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut