Contoh Makanan 4 Sehat 5 Sempurna
Dengan mengonsumsi makanan dari setiap kelompok ini secara proporsional, kita dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh, menjaga kesehatan, dan mencegah berbagai penyakit.
Google Doodle Hari Ini Tampilkan Rendang, Makanan Indonesia yang Mendunia
Makanan yang termasuk dalam konsep 4 sehat 5 sempurna terdiri dari:
Nasi, roti, mie, kentang, dan jagung, yang merupakan sumber karbohidrat kaya energi dan serat
5 Makanan Nusantara Sering Muncul di Hari Kemerdekaan, Nomor 4 Jadi Penolak Bala
Ikan, daging sapi, ayam, telur, tahu, dan tempe, yang merupakan sumber protein
Kangkung, brokoli, bayam, wortel, dan kacang panjang, yang merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral
Pisang, apel, anggur, semangka, jeruk, dan mangga, yang merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral
Sebagai pelengkap dan untuk memenuhi kebutuhan cairan
Konsep 4 Sehat 5 Sempurna kini telah ditinggalkan dan digantikan dengan Pedoman Gizi Seimbang.
Perubahan ini terjadi karena konsep 4 Sehat 5 Sempurna, yang diperkenalkan oleh Bapak Gizi Indonesia, Profesor Poerwo Soedarmo, telah mengalami perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut.
Konsep tersebut sebelumnya dianggap mengandung semua unsur gizi, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, dengan komponen makanan yang terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, dan susu sebagai pelengkap.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa 4 Sehat 5 Sempurna digantikan oleh Pedoman Gizi Seimbang:
Menurut situs Kementerian Kesehatan, konsep 4 Sehat 5 Sempurna menjadikan susu sebagai elemen pelengkap.
Sebaliknya, Pedoman Gizi Seimbang menekankan pentingnya pola makan sehari-hari yang seimbang dalam jenis dan jumlah sesuai kebutuhan tubuh, dengan prinsip-prinsip seperti konsumsi makanan yang beragam, menjaga kebersihan, berolahraga secara teratur, dan memantau berat badan.
Dalam 4 Sehat 5 Sempurna, susu dianggap sebagai penyempurna yang dikelompokkan secara terpisah. Namun, dalam Pedoman Gizi Seimbang, susu masuk dalam kelompok lauk-pauk dan tidak dianggap sebagai pelengkap karena bisa digantikan dengan makanan lain yang memiliki nilai gizi setara.