Ciri-ciri Pasangan Berbohong Melalui Chat
Pesan yang Dikirimkan Terlalu Bertele-tele
5 Masker untuk Menghilangkan Bekas Jerawat, Nomor 4 Kaya Antioksidan
Rasa bersalah bisa membuat seseorang cenderung menjelaskan suatu hal secara berlebihan atau bertele-tele. Jadi, saat pasangan berbohong, ia bisa mengirimkan pesan yang panjang. Terlebih jika sebelumnya dia selalu membalas pesan dengan singkat. Jawaban yang panjang bisa menjadi ciri jika dia berbohong. Hal ini pun dibenarkan oleh Psikolog Ikhsan. Dia mengungkapkan bahwa pesan yang panjang atau bertele-tele bisa saja menjadi pertanda jika pasangan telah berbohong. “Tujuannya agar pertanyaan di awal tidak perlu terjawab. Pasangan pun akan fokus pada cerita atau informasi lainnya,” jelasnya.
Gaya Bahasa yang Berbeda
Cara mengetahui pacar berbohong lewat chat lainnya adalah lewat gaya bahasa yang ia gunakan. Ini karena tanpa sadar, ketika berbohong, ia juga berusaha untuk tidak jujur pada dirinya sendiri. Hal itu kemudian membuat ia tidak menjadi dirinya sendiri yang diperlihatkan lewat perubahan gaya bahasa. Misalnya, tiba-tiba saja dia mengirim pesan dengan tambahan emoji. Padahal, Anda tahu kalau pasangan bukan tipe pengirim pesan seperti itu sebelumnya. Di samping itu, ia menjawab pesan Anda dengan kalimat panjang dengan penggunaan kata yang berlebihan, misalnya terlalu manis ataupun blak-blakan. Padahal, Anda tahu bahwa dia adalah pengirim pesan dengan kata atau kalimat yang sederhana.
Mengubah Topik Pembicaraan
Ciri-ciri pacar berbohong lewat chat adalah pengalihan topik yang dia lakukan secara tiba-tiba. Dia lakukan berulang tanpa mengarah ke topik awal yang Anda tanyakan kepadanya. Hal ini merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk menghindari topik atau pertanyaan tertentu yang bisa saja membuat kebohongannya terungkap. Selain itu, ini juga mungkin akan memberikannya waktu menyusun cerita untuk menutupi kebohongannya.
Selalu Meyakinkan Bahwa Dia Tidak Berbohong
Untuk menyembunyikan kebohongannya, seseorang akan lebih sering mengulangi hal-hal yang telah ia sampaikan. Ini dilakukan supaya Anda percaya dengan apa yang disampaikan dan kebohongannya tidak terbongkar. Padahal apa yang disampaikan terus-menerus itu berbeda dari kenyataan. Di samping itu, ia juga akan terus meyakinkan dan terlalu percaya diri saat menyampaikan suatu hal agar tidak terlihat berbohong.