Atasi Kasus Stunting, Siti Atikoh Ungkap Petugas Posyandu Bakal Dapat Insentif
Sebab itu, Atikoh mengatakan paslon Ganjar-Mahfud melihat petugas Posyandu perlu diberikan insentif. Terlebih untuk mendukung munculnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
“Ya, walupun ibu-ibu ini lillahita’ala untuk kebaikan masyarakat, tapi tetap mau ya bu ya kalau dikasih insentif ya? Nanti akan diperjuangkan karena kita tahu ibu-ibu dan bapak-bapak yang sebagai kader Posyandu itulah garda terdepan untuk kesehatan masyarakat yang berkualitas,” katanya.
Lebih lanjut, Atikoh menyampaikan pemberian insentif sangat penting. Mengingat anggaran negara sebagian besar dihabiskan untuk menanggung beban BPJS dalam menanggung biaya pengobatan penyakit degeneratif seperti diabetes hingga hypertensi.
“Tapi insya Allah ini adalah bentuk dari support, bentuk dari penghargaan pasangan Ganjar-Mahfud untuk para kader posyandu yang ada di seluruh Indonesia," ujarnya.
“Jumlah Posyandu di seluruh Indonesia lebih dari 330 ribu dengan jumlah kader satu setengah juta. Kalau ini diberikan insentif tidak terlalu membebani negara karena investasi kita adalah investasi kesehatan,” kata Atikoh.
Dalam kesempatan ini, Atikoh juga aktif beinteraktif dengan para petugas Posyandu untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan. Sejumlah petugas pun sangat antusias bersilahturahmi dengan Atikoh dalam kesempatan itu.
Editor: Dani M Dahwilani